Sisa Pertandingan Liga Champions dan Euro Ditunda Karena Covid-19

Jadwal sisa pertandingan Liga Champions dan Euro yang sementara ditunda karena pandemi virus corona covid-19 akan dibahas dalam rapat video conference uefa pada rabu (1/4/2020). Masalah kontrak pemain dan sistem bursa transfer juga bakal dirembug induk sepak bola eropa tersebut . “uefa mengundang sekretaris jenderal 55 asosiasi anggota dalam konferensi video pada rabu 1 april untuk berbagi update perkembangan dua gugus tugas yang dibuat 2 pekan lalu, sekaligus membahas opsi terkait potensi penjadwalan ulang pertandingan, ” info sah uefa di senin (30/3). Sampai sekarang, belumlah ada kepastian masalah lanjutan liga champions serta liga europa. Ucl baru sampai set 16 banyak, dengan tersisa 4 laga putaran kedua.

Liga Champions dan Euro Ditunda Karena Covid-19

Tertera baru 4 team yang pastikan diri maju ke 8 banyak, yakni atletico madrid (spanyol), rb leipzig (jerman), atalanta (italia), serta psg (perancis). Selain itu, kondisi di liga europa lebih berat. Walau persaingan ini saling berhenti di set 16 banyak, tertera baru 6 dari keseluruhan 8 pertandingan putaran pertama set itu yang diadakan. Berarti, masih ada 10 laga sisayang perlu diputar uefa untuk tentukan team-team yang maju ke perempat final, yakni 2 pertandingan putaran pertama serta 8 pertandingan putaran kedua.

Bila lihat peserta sisa di liga champions serta europa, ada keseluruhan lima peserta asal jerman, lima asal italia, lima asal spanyol, 4 inggris, 1 swiss, 2 perancis, 1 ukraina, 1 turki, 1 denmark, 1 yunani, 1 skotlandia, serta 1 austria. Berdasar data center for systems science and engineering (csse) johns hopkins university sampai senin (30/3/2020), ada 784.314 masalah positif covid-19 di penjuru dunia. Beberapa negara eropa masuk dengan negara dengan jumlah masalah positif paling banyak, yakni italia (101.739 masalah), spanyol (87.956 masalah), jerman (66.885 masalah), perancis (45.170 masalah), inggris raya (22.453 masalah), sampai swiss (15.922 masalah).

Bila lihat liga-liga domestik eropa alami penangguhan sebab epidemi corona, ada peluang uefa mengganti pola persaingan supaya liga champions serta europa bisa usai tanpa ada mengganggu agenda liga-liga itu. Senin (23/3/2020) minggu kemarin, uefa telah putuskan final liga champions serta europa dipending sampai batasan waktu yang belum dipastikan, sambil buka semua pilihan yang ada.

Beberapa media olahraga eropa, layaknya telegraph serta bbc, mengklaim uefa mempunyai potensi memakai pola yang sama juga dengan liga negara uefa untuk mengakhiri liga champions serta liga europa musim ini. Di liga negara uefa, empat team yang maju ke set semi-final disandingkan di final four yang berjalan dalam suatu kota dengan empat hari.

Bila uefa mengambil pola ini untuk liga champions pelaksana final four ini bisa istanbul (turki), sedang liga europa di gdansk (polandia). Istanbul awalnya telah dipilih untuk kota penyelenggaran final liga champions 2019/2020, sedang gdansk sedianya mampu jadi venue final liga eropa musim ini. Rapat uefa di rabu (1/4/2020) mampu mengulas perubahan persaingan club di semua uefa, ditambah dialog perubahan gugus pekerjaan fifa serta uefa masalah kontrak pemain serta skema transfer berkaitan epidemi covid-19.